Jumat, 22 November 2024

LKPD_12 MEMILIH TEKNOLOGI JARINGAN NIRKABEL INDOOR DAN OUTDOOR SESUAI KEBUTUHAN

 Pada suatu hari, di suatu kota, terdapat sebuah perusahan PT.Teknologi Maju

Pada perusahaan tersebut  terdapat seorang Manajer TI bernama Rudi yang bertanggung jawab atas pengelolaan jaringan lokal (LAN) perusahaan.

PT. Teknologi Maju adalah sebuah perusahaan yang memiliki dua kantor di dua kota yang berbeda, yaitu Kota Bandung dan Kota Cimahi. Kantor pusat berada di Kota Bandung dan kantor cabang di Kota Cimahi, dengan jarak sekitar 50KM.

Kedua kantor ini harus terhubung dengan jaringan LAN NirKabel yang stabil dan aman. Kantor pusat memiliki 50 karyawan dan berada di gedung bertingkat 3 yang terdiri dari departemen HRD dengan jumlah 5 unit PC dan 5 Unit Laptop, departemen Keuangan 10 unit laptop, departemen pemasaran 10 unit laptop, 5 unit Tablet, dan 5 unit PC. sedangkan kantor cabang memiliki 30 karyawan dan berada di gedung bertingkat 2, yang terdiri dari departemen produksi 10 unit laptop, dan departemen umum 5 unit laptop, 5 unit tablet, 5 unit PC dan 5 unit HP.

Manajer TI, Pak Rudi, perlu memutuskan teknologi jaringan nirkabel yang paling sesuai untuk digunakan di masing-masing kantor dan bagaimana kedua kantor ini bisa terhubung dengan baik, dengan mempertimbangkan : 

  • Teknologi jaringan nirkabel indoor apa yang paling cocok untuk digunakan di kantor pusat dan kantor cabang?, 

  • Teknologi jaringan nirkabel outdoor apa yang bisa digunakan untuk menghubungkan kedua kantor tersebut?

  • Pak Rudi juga ingin memastikan bahwa biaya yang dikeluarkan efisien dan jaringan memiliki performa yang baik.

Apabila anda menjadi Rudi, apa yang akan anda lakukan untuk menyelesaikan masalah yang dihadapi perusahaan tersebut ? 


Dari cerita diatas, dapatkah anda mampu memutuskan [c5] teknologi jaringan nirkabel indoor dan outdoor sesuai kebutuhan yang akan digunakan untuk membuat jaringan LAN point to point nirkabel antar kota dengan baik dan benar!

jawaban :


Jika saya menjadi Pak Rudi, berikut adalah langkah-langkah yang akan saya ambil untuk menyelesaikan masalah jaringan nirkabel di PT. Teknologi Maju:


1. Teknologi Jaringan Nirkabel Indoor

Untuk kantor pusat di Bandung dan kantor cabang di Cimahi, saya akan memilih teknologi Wi-Fi 6 (802.11ax). Teknologi ini menawarkan kecepatan yang lebih tinggi, kapasitas yang lebih besar, dan efisiensi yang lebih baik dibandingkan dengan generasi sebelumnya1. Beberapa keunggulan Wi-Fi 6 adalah:

Kecepatan Tinggi: Mampu menangani banyak perangkat secara bersamaan tanpa mengurangi kualitas koneksi.

OFDMA dan MU-MIMO: Memungkinkan banyak perangkat untuk terhubung dan berkomunikasi secara efisien.

Jangkauan Lebih Luas: Dengan menggunakan teknologi mesh, sinyal Wi-Fi dapat mencakup seluruh area gedung tanpa adanya area mati1.

2. Teknologi Jaringan Nirkabel Outdoor

Untuk menghubungkan kantor pusat di Bandung dengan kantor cabang di Cimahi yang berjarak sekitar 50 km, saya akan menggunakan teknologi Wireless Point-to-Point (PtP) atau Wireless Point-to-Multipoint (PtMP). Teknologi ini cocok untuk jarak jauh dan dapat memberikan koneksi yang stabil dan cepat2. Beberapa opsi yang bisa dipertimbangkan adalah:

Wireless PtP: Menggunakan antena directional untuk menghubungkan dua titik secara langsung. Cocok untuk jarak jauh dengan sedikit interferensi.

Wireless PtMP: Menggunakan satu titik pusat untuk menghubungkan beberapa titik lainnya. Cocok jika ada lebih dari dua lokasi yang perlu dihubungkan2.

3. Efisiensi Biaya dan Performa

Untuk memastikan biaya yang dikeluarkan efisien dan jaringan memiliki performa yang baik, saya akan:

Melakukan Survei Lokasi: Menilai kondisi fisik dan lingkungan di kedua kantor untuk menentukan penempatan perangkat yang optimal.

Memilih Perangkat Berkualitas: Menggunakan perangkat dari vendor terpercaya yang menawarkan dukungan teknis dan garansi.

Mengoptimalkan Konfigurasi Jaringan: Mengatur kanal frekuensi dan kekuatan sinyal untuk meminimalkan interferensi dan memastikan koneksi yang stabil.

Monitoring dan Pemeliharaan: Menggunakan alat monitoring jaringan untuk memantau performa dan melakukan pemeliharaan rutin3.

Dengan langkah-langkah ini, saya yakin jaringan nirkabel di PT. Teknologi Maju akan stabil, aman, dan efisien dalam mendukung operasional perusahaan.

Senin, 18 November 2024

LKPD11_MENGANALISIS STANDAR JARINGAN NIRKABEL

 Pada suatu hari, di suatu kota, terdapat sebuah perusahan PT.Teknologi Maju

Pada perusahaan tersebut  terdapat seorang Manajer IT bernama Rudi yang bertanggung jawab atas pengelolaan jaringan lokal (LAN) perusahaan.

Perusahaan PT.Teknologi maju sedang berkembang pesat, Manajer IT harus menghadapi tantangan dalam memilih standar jaringan Nirkabel untuk jaringan LAN perusahaan tersebut. Apakah menggunakan standar jaringan Bluetooth ? Wifi ? atau Zigbe.

Beberapa departemen penting seperti pemasasaran berada pada lantai 1 dengan jumlah laptop 10 unit dan 2 unit tablet, produksi pada lantai 2 dengan jumlah laptop 5 unit dan 2 unit printer, dan keuangan pada lantai 3 dengan jumlah laptop 1 unit.

Adapun beberapa masalah yang dihadapi oleh manager IT, diantaranya yaitu

  • Jangkauan dan Kapasitas: Beberapa ruang kantor berada di lantai yang berbeda, dan jaringan nirkabel yang ada saat ini sering kali tidak mencapai semua area dengan baik. Ada kebutuhan untuk meningkatkan jangkauan dan kapasitas jaringan.

  • Keamanan: Dalam mengelola informasi sensitif seperti data keuangan dan rencana pemasaran, keamanan menjadi perhatian utama. Standar keamanan yang dipilih harus memastikan perlindungan data yang memadai.

  • Biaya dan Efisiensi: Sebagai perusahaan kecil, anggaran untuk infrastruktur IT terbatas. Manajer IT harus mempertimbangkan biaya implementasi serta biaya operasional jaringan nirkabel baru.

 

Apabila anda menjadi Rudi, apa yang akan anda lakukan untuk menyelesaikan masalah yang dihadapi perusahaan tersebut ? 


Dari cerita diatas, dapatkah anda mampu memutuskan [c5] standar jaringan Nirkabel yang akan digunakan pada jaringan LAN dengan baik dan benar!


jawaban :

Jika saya menjadi Rudi, saya akan mempertimbangkan beberapa faktor penting untuk memilih standar jaringan nirkabel yang paling sesuai untuk PT. Teknologi Maju. Berikut adalah langkah-langkah yang akan saya ambil: 1. Evaluasi Kebutuhan Jaringan Jangkauan dan Kapasitas: Mengingat kantor berada di lantai yang berbeda, saya akan memilih standar jaringan yang memiliki jangkauan luas dan kapasitas tinggiWi-Fi (terutama standar terbaru seperti Wi-Fi 6 atau 802.11ax) akan menjadi pilihan utama karena mampu memberikan jangkauan yang luas dan kecepatan tinggi1. Keamanan: Wi-Fi memiliki protokol keamanan yang kuat seperti WPA3 yang dapat melindungi data sensitif perusahaan2. Biaya dan Efisiensi: Wi-Fi juga lebih efisien dalam hal biaya implementasi dan operasional dibandingkan dengan Zigbee atau Bluetooth yang lebih cocok untuk perangkat dengan konsumsi daya rendah dan jangkauan pendek3. 2. Implementasi Infrastruktur Wi-Fi Access Points (APs): Saya akan memasang beberapa Access Points di setiap lantai untuk memastikan jangkauan sinyal yang optimal. Penempatan APs yang strategis akan membantu mengatasi masalah jangkauan. Router dan Switch: Menggunakan router dan switch yang mendukung standar Wi-Fi 6 untuk memastikan kecepatan dan kapasitas jaringan yang tinggi. 3. Keamanan Jaringan Enkripsi WPA3: Mengaktifkan enkripsi WPA3 untuk semua perangkat yang terhubung ke jaringan Wi-Fi. Firewall dan VPN: Menggunakan firewall dan VPN untuk melindungi data yang dikirim melalui jaringan. 4. Manajemen dan Pemantauan Software Manajemen Jaringan: Menggunakan software manajemen jaringan untuk memantau kinerja jaringan dan mendeteksi masalah secara real-time. Update Berkala: Melakukan update firmware dan software secara berkala untuk memastikan keamanan dan kinerja jaringan tetap optimal. 5. Pertimbangan Biaya Anggaran: Menyusun anggaran yang mencakup biaya perangkat keras (APs, router, switch), biaya instalasi, dan biaya operasional. Efisiensi Biaya: Memilih perangkat yang menawarkan kinerja terbaik dengan harga yang terjangkau. Dengan langkah-langkah ini, saya yakin jaringan nirkabel di PT. Teknologi Maju akan lebih handal, aman, dan efisien dalam mendukung operasional perusahaan.

LKPD9_KONFIGURASI AP-MODE 2

 KONFIGURASI ACCESS POINT MODE 2


 


TOPOLOGI :





LANGKAH LANGKAH KONFIGURASI :


1.masuk ke web tplinkwifi.net/bisa menggunakan ip jika sudah di konfigurasi




 2. pada menu quick set up click tombol next,lalu pada tampilan mode pilih mode wireless router

 



3. lalu pada tampilan menu ip pilih yang opsi dhcp (diberi oleh isp)


 



4. Lalu pada tampilan ini pilih opsi no




5. Lalu pada tampilan ini isi ssid dan password nya




6. jika sudah finish klik save dan tunggu hingga reboot




 

7. Jika sudah ,Lalu pada menu network-WAN, maka terlihat ip pada ether 1 dhcp oleh isp nya




 8. lalu pada menu LAN (ether 2) isi ip nya beserta subnet mask nya





9. lalu pada menu DHCP  isi range ip (ether 2)untuk digunakan client yang akan terhubung , jika sudah jangan lupa save configurasi nya


  



10. lanjut tahap pengujian, pada pc client atau hp koneksikan wifi nya, cari sesuai ssid dan isi pasword sesuai yang sudah dibuat


 




11. Maka perangkat client bisa terhubung dengan wifi dan conect ke internet


LKPD9_KONFIGURASI AP-MODE 1

KONFIGURASI AP MODE 1

 

TOPOLOGI :





 
 

LANGKAH LANGKAH :

1. Masuk ke web tplinkwifi.net pada pc client sampai seperti tampilan dibawah ini





2. Lalu pada quick setup, next lalu untuk modenya pilih yang mode Access Point



3. Lalu pada tampilan ini, isi SSID nya sesuai nama kelompok dan isi juga passwordnya




4. Lalu untuk konfigurasi IP nya, pilih yang mode static, lalu isi ip dan sm nya



5. Jika sudah, next terus sampai konfigurasinya Finish. Setelah itu lanjut ke tahap pengujian, bisa di cek pada perangkat yang akan tersambung di fitur wifi, cari ssid nya dan masukan password yang sudah dibuat.



6. Maka perangkat telah terhubung, dan coba ping dari pc client ke hp yang terhubung



Senin, 11 November 2024

LKPD10_MAINTENANCEADREPAIRJARINGAN KABEL DAN NIRKABEL

 Pada suatu hari, di suatu kota, terdapat sebuah perusahan PT.Teknologi Maju

Pada perusahaan tersebut  terdapat seorang administrator jaringan bernama Rudi yang bertanggung jawab atas pengelolaan jaringan lokal (LAN) perusahaan.

Jaringan ini terdiri beberapa departemen yang terhubung melalui switch dan router. Departemen tersebut adalah IT (Server) yang terletak pada lantai1, Produksi, dan Umum pada lantai 2, jaringan yang ada pada PT.Teknologi maju menggunakan kombinasi media transmisi kabel dan Nirkabel. Untuk dept. IT dan Produksi menggunakan kabel sedangkan untuk dept. Umum menggunakan Wi-Fi. 

Namun seiring dengan berjalannya waktu, perusahaan tersebut mengalami masalah dengan jaringan LAN mereka. Jaringan LAN dirasakan lambat dan kadang terputus-putus.

Setelah mendengar laporan tersebut Rudi pun mulai mengidentifikasi jaringan LAN, dan benar saja Rudi menemukan bahwa beberapa komputer yang terhubung melalui kabel mengalami masalah koneksi yang sering terputus-putus. Sementara itu, perangkat yang terhubung melalui Wi-Fi juga mengalami koneksi yang lambat dan tidak stabil.

Lalu kemudian Rudi pun, memutuskan untuk memeriksa kabel LAN terlebih dahulu. Dia menemukan bahwa beberapa kabel mengalami kerusakan fisik seperti tertekuk dan terkelupas. Beberapa konektor RJ-45 juga tampak longgar.

Lalu kemudian Rudi pun, mulai melakukan pemeriksaan Wi-Fi, Rudi melakukan analisis spektrum dan menemukan bahwa saluran yang digunakan oleh Wi-Fi perusahaan tersebut terlalu padat dengan sinyal dari jaringan lain di sekitarnya. Selain itu, router Wi-Fi ditempatkan di sudut ruangan yang terhalang oleh banyak peralatan logam.   

 

Apabila anda menjadi Rudi, apa yang akan anda lakukan untuk menyelesaikan masalah yang dihadapi perusahaan tersebut ? 


Dari cerita diatas, dapatkah anda mampu mendiagnosis [c4] dan memperbaiki jaringan kabel dan nirkabel pada LAN dengan baik dan benar!


jawaban :

Jika saya menjadi Rudi, berikut adalah langkah-langkah yang akan saya lakukan untuk mendiagnosis dan memperbaiki masalah pada jaringan LAN di PT. Teknologi Maju:


1. Diagnosa dan Perbaikan Jaringan Kabel


Identifikasi Kerusakan Kabel: Mulai dengan memeriksa seluruh kabel yang mengalami masalah koneksi. Kabel yang tertekuk atau terkelupas perlu diganti untuk memastikan sinyal tidak terganggu.

Pengujian Koneksi Kabel: Gunakan perangkat tester kabel untuk memastikan bahwa setiap kabel LAN berfungsi dengan baik setelah diganti atau diperbaiki. Ini akan memastikan tidak ada kabel yang menyebabkan sinyal terputus-putus.

Pengelolaan Kabel yang Baik: Agar kabel tidak mudah tertekuk atau rusak, tata ulang kabel dengan rapi, misalnya menggunakan cable management tray atau clip agar tidak mudah tersangkut atau tertimpa benda lain.


2. Diagnosa dan Perbaikan Jaringan Nirkabel (Wi-Fi)


Analisis Saluran Wi-Fi: Karena saluran yang digunakan oleh Wi-Fi perusahaan terlalu padat, saya akan mengubah saluran Wi-Fi ke yang lebih sedikit gangguan, menggunakan software analisis Wi-Fi seperti Wi-Fi Analyzer atau NetSpot untuk menemukan saluran yang lebih optimal.

Penempatan Ulang Router: Mengubah posisi router Wi-Fi dari sudut ruangan yang terhalang oleh peralatan logam ke lokasi yang lebih sentral dan terbuka, untuk memperluas jangkauan sinyal dan menghindari interferensi dari benda logam.

Pengaturan Jangkauan dan Daya Sinyal: Mengatur daya transmisi Wi-Fi sesuai kebutuhan. Jika area yang perlu dijangkau luas, saya akan mempertimbangkan penambahan access point atau repeater untuk memastikan sinyal tetap kuat di seluruh area departemen Umum.

Keamanan dan Pengaturan Bandwidth: Memastikan bahwa jaringan Wi-Fi aman dengan menggunakan WPA3 untuk enkripsi, dan membatasi perangkat yang bisa terhubung. Selain itu, saya bisa menambahkan fitur QoS (Quality of Service) untuk mengatur prioritas bandwidth bagi perangkat penting agar performa jaringan tidak terganggu.



3. Pengujian Koneksi dan Monitoring


Tes Koneksi Setelah Perbaikan: Setelah memperbaiki kabel dan jaringan Wi-Fi, lakukan tes koneksi untuk memastikan setiap perangkat dapat terhubung dengan stabil. Cek juga performa Wi-Fi di area yang sebelumnya bermasalah untuk memastikan sinyal cukup kuat.

Monitoring Berkala: Mengimplementasikan sistem monitoring jaringan untuk memantau kinerja LAN dan Wi-Fi secara real-time. Jika ada tanda-tanda gangguan, saya bisa segera mengambil tindakan sebelum masalah berkembang lebih jauh.

Dengan melakukan langkah-langkah ini, saya dapat memperbaiki jaringan kabel dan nirkabel LAN di perusahaan sehingga lebih stabil,cepat, dan dapat diandalkan.


Senin, 04 November 2024

LKPD9_ INSTALASI JARINGAN KOMPUTER KABEL DAN NIRKABEL

 Pada suatu hari, di suatu kota, terdapat sebuah perusahan PT.Teknologi Maju

Pada perusahaan tersebut  terdapat seorang administrator jaringan bernama Rudi yang bertanggung jawab atas pengelolaan jaringan lokal (LAN) perusahaan.

Jaringan ini terdiri dari beberapa departemen yang terhubung melalui switch dan router. Departemen tersebut adalah IT (Server), Keuangan, dan HRD, jaringan yang ada pada PT.Teknologi maju menggunakan media transmisi kabel.

Namun seiring dengan berjalannya waktu, kebutuhan pengguna jaringan perusahaan pun semakin berkembang. Perusahaan PT. Teknologi maju akan menambah dua departemen baru, yang terkoneksi kejaringan dengan menggunakan media transmisi Nirkabel (WiFi), alasan menggunakan Nirkabel karena departemen yang baru berada dilantai yang berbeda. departemen yang dimaksud yaitu departemen digital marketing dan departemen umum (area public).

Adapun spesifikasi dari tiap departemen yaitu :

  1. Departemen IT

  • Terdapat satu komputer server dengan IP Static (Public) yaitu 10.10.1.2

  • Pada komputer server memiliki domain atau DNS “angin malam”

  • Pada komputer server memili web (HTTP) yang bisa diakses oleh seluruh perangkat yang terhubung pada jaringan

  1. Departemen keuangan 

  • Terdapat Enam PC yang terkoneksi menggunakan media transmisi kabel

  • PC departemen keuangan bisa mengakses web “angin malam”

  1. Departemen HRD

  • Terdapat Satu PC yang terkeoneksi menggunakan media transmisi kabel

  •  PC departemen HRD bisa mengakses web “angin malam”

  1. Departemen Digital Marketing

  • Terdapat Enam Laptop yang terkoneksi menggunakan media transmisi NirKabel

  • Laptop departemen marketing digital bisa mengakses web “angin malam”

  1. Departemen Umum (Public)

  • Untuk departemen umum kebutuhan perangkatnya disesuaikan dengan jumlah pengguna yang datang dengan maksimal jumlah perangkat 254 host yang terkoneksi dengan menggunakan media transmisi NirKabel

  • Perangkat departemen Umum (Public), bisa mengakses web “angin malam”

  • Terdapat satu buah printer yang bisa digunakan oleh semua divisi, yang terkoneksi dengan menggunakan media transmisi NirKabel.

Adapun beberapa masalah saat akan mengembangkan jaringan, diantaranya yaitu:

PT. Teknologi Maju ingin jaringan yang ada pada saat ini, bisa dikombinasikan dengan jaringan yang akan dibuat untuk dua divisi baru

Untuk segi keamanan dan kelancaran dalam jaringan, PT Teknologi maju ingin, jumlah Host pada tiap departemen disesuaikan dengan kebutuhan pengguna jaringan nya 

 

Apabila anda menjadi Rudi, apa yang akan anda lakukan untuk menyelesaikan masalah yang dihadapi perusahaan tersebut ? 


Dari cerita diatas, dapatkah anda membuat [C6] jaringan LAN dengan menggunakan kombinasi kabel dan nirkabel dengan baik dan benar!

jawaban :

>IP Komputer Server IT


IP :10.10.1.2


DNS:angin malam


 


>IP 6 PC Keuangan


1.192.168.11.2


2.192.168.11.3


3.192.168.11.4


4.192.168.11.5


5.192.168.11.6


6.192.168.11.7


 


>IP 1 PC HRD


192.168.12.2


 


>IP ROUTER IT


192.168.10.1


 


>IP ROUTER Keuangan


192.168.11.1


 


>IP ROUTER HRD


192.168.12.1




LKPD8_MEMBUAT TABEL ROUTING

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) FIBER OPTIK

ELEMEN : Perencanaan dan Pengalamatan Jaringan 

 

Nama Kelompok

 CERIA

Kelas

 XI TKJ 1

Anggota Kelompok

1 Rasya

 

2 Raffi

 

3 Valen

 

4 Septian

 

5 Michele




A.     Capaian Pembelajaran Elemen

Pada akhir fase F, peserta didik mampu merencanakan topologi dan arsitektur jaringan sesuai kebutuhan, mengumpulkan kebutuhan teknis pengguna yang menggunakan jaringan, mengumpulkan data peralatan jaringan denga teknologi yang sesuai, melakukan pengalamatan jaringan, memahami CIDR dan VLSM, dan menghitung subnetting.

 

B.      Profil Pelajar Pancasila :

Gotong-royongbernalar kritis

 

C.     Tujuan Pembelajaran :

1.       Menentukan Jalur terbaik pada routing

 

D.     Indikator Ketercapaian Tujuan Pembelajaran

A (audience), B ( Behavior ), C ( Condition ), D ( Degre )

1.       Setelah melihat video dan materi presentasiPeserta didik mampu membuat [C6] table routing static yang akan digunakan pada jaringan dengan baik dan benar

 

E.      Materi

Konsep Routing, Jalur pada routing, table routing

https://youtu.be/hbOLAwD3GHo

https://youtu.be/G31Z9gAfkCE

https://youtu.be/7-ZP85HaDAs

F.      Alat dan Bahan

Alat dan bahan yang digunakan pada pembelajaran ini adalah:

1.       LKPD Peserta Didik DPK TJKT Kelas XI Konsep Routing, Jalur pada routing, table routing

2.       Internet

3.       Aplikasi Whatsapp, Google Form, Google Class Room


G.     Langkah Kerja

1.       Kerjakan soal dengan mengikuti instruksi yang diberikan langsung pada halaman LKPD dan masing- masing soal.

2.       Kerjakan LKPD, kemudian hasil pengerjaan (.ppt / .doc) silahkan di upload via Link Google Form yang telah disediakan

 

 

H.     Soal

 

1.    Simak, perhatikan, dan catat point-point penting dari video yang di tayangkan oleh guru !

https://youtu.be/tYV3QbahXu

jalur dalam jaringan menjadi terlalu padat sementara yang lain hampir tidak digunakan, menyebabkan ketidakseimbangan dalam penggunaan Pada suatu hari, di suatu kota, terdapat sebuah perusahan PT.Teknologi Maju,

Pada perusahaan tersebut  terdapat seorang administrator jaringan bernama Rudi yang bertanggung jawab atas pengelolaan jaringan lokal (LAN) perusahaan.

Jaringan ini terdiri dari beberapa departemen yang terhubung melalui switch dan router. Departemen tersebut adalah IT, Keuangan, Logistik, dan HRD. Rudi dihadapkan pada beberapa masalah saat membuat tabel routing untuk memastikan bahwa semua data yang dikirim antar departemen dapat sampai ke tujuan dengan benar.

Adapaun masalah yang dimaksud diantaranya yaitu :

·         Konflik IP Address: Rudi menemukan bahwa beberapa perangkat di departemen IT dan Keuangan memiliki alamat IP yang sama, yang menyebabkan konflik dan gangguan komunikasi.

·         Rute yang Tidak Efisien: Data yang dikirim dari departemen HRD ke Keuangan harus melewati banyak hop, sehingga memperlambat proses komunikasi.

·         Keamanan Data: Rudi ingin memastikan bahwa data sensitif dari departemen Keuangan tidak dapat diakses oleh departemen lain tanpa izin.

·         Pembagian Beban: Beberapa jaringan.

Apabila anda menjadi Rudi, apa yang akan anda lakukan untuk menyelesaikan masalah yang dihadapi perusahaan tersebut ?

 

Dari cerita diatas, dapatkah anda membuat [C6] table routing static yang akan digunakan pada jaringan dengan baik dan benar!

 

 

 

 

Cara Kerja : ( Sintak PBL )

1.    Amati dan cermati video yang dipaparkan oleh guru (Orientasi Peserta Didik pada masalah)

2.    Bentuklah kelompok dengan jumlah siswa 4-5 ! (Mengelompokan peserta didik)

3.    Catat point-point penting ataupun hal-hal yang ingin ditanyakan (Membimbing)

4.    Lakukan pencarian menggunakan search engine Google yang ada di HP kalian atau komputer lab cara untuk membuat [C6] table routing static yang akan digunakan pada jaringan! (Menyajikan)

5.    Presentasikanlah di depan kelas (Mengevalusai)

 Jawaban :


Berikut adalah langkah-langkah yang bisa diambil untuk menyelesaikan masalah yang dihadapi Rudi, serta contoh tabel routing statis yang dapat digunakan pada jaringan:



Langkah Penyelesaian Masalah:

Mengatasi Konflik IP Address:



Lakukan audit IP untuk mengidentifikasi dan menghapus duplikasi.

Tetapkan skema pengalamatan IP yang terencana dan gunakan DHCP untuk mengelola alamat IP secara otomatis.

Memperbaiki Rute yang Tidak Efisien:



Evaluasi rute yang ada dan lakukan optimasi untuk mengurangi hop.

Pastikan bahwa jalur yang dipilih adalah jalur terpendek dan tercepat untuk pengiriman data.

Menjamin Keamanan Data:



Terapkan VLAN (Virtual Local Area Network) untuk memisahkan departemen dan membatasi akses data.

Gunakan firewall dan pengaturan ACL (Access Control List) untuk mengontrol akses ke data sensitif.

Membagi Beban Secara Efisien:



Monitor lalu lintas jaringan dan alokasikan bandwidth yang sesuai.

Gunakan teknik load balancing untuk mendistribusikan trafik secara merata di seluruh jalur yang tersedia.

Contoh Tabel Routing Statis

Berikut adalah contoh tabel routing statis yang dapat digunakan untuk jaringan PT. Teknologi Maju:


Divisi

IP Address

Subnet Mask

Gateway

IT

192.168.10.1

255.255.255.0

192.168.10.1

Keuangan

192.168.11.1

255.255.255.0

192.168.11.1

Logistik

192.168.12.1

255.255.255.0

192.168.12.1

HRD

192.168.13.1

255.255.255.0

192.168.13.1

 

Source

Destination

Route

192.168.10.1/24

192.168.11.1/24

192.168.10.2 (IT)

192.168.10.1/24

192.168.12.1/24

192.168.10.2 (IT)

192.168.10.1/24

192.168.13.1/24

192.168.10.2 (IT)

192.168.11.1/24

192.168.10.1/24

192.168.11.2 (Keuangan)

192.168.11.1/24

192.168.12.1/24

192.168.11.2 (Keuangan)

192.168.11.1/24

192.168.13.1/24

192.168.11.2 (Keuangan)

192.168.12.1/24

192.168.10.1/24

192.168.12.2 (Logistik)

192.168.12.1/24

192.168.11.1/24

192.168.12.2 (Logistik)

192.168.12.1/24

192.168.13.1/24

192.168.12.2 (Logistik)

192.168.13.1/24

192.168.10.1/24

192.168.13.2 (HRD)

192.168.13.1/24

192.168.11.1/24

192.168.13.2 (HRD)

192.168.13.1/24

192.168.12.1/24

192.168.13.2 (HRD)


LKPD_Presentasi "PATCH PANNEL & Management LAN"

 Kelompok Patch pannel dan management LAN   video presentasi :